Akibat Penyalahgunaan Narkoba dan Cara Menanggulangi Penggunaan Narkoba di Indonesia
Penyalahgunaan Narkoba dan obat-obat terlarang disebut Napzad, narkoba ini menjadi penyakit masyarakat paling serius dizaman modern ini. Sasaran narkoba pada umunya adalah anak-anak, siswa, remaja, pemuda, serta mahasiswa. Pengenalan tentang narkoba secara singkat didaratan Cina atau tiongkok, narkotik yang juga sering disebut Opium. Telah dikenalkan didaratan Cina atau Tiongkok sejak abad ke IX oleh pedagang-pedagang Arab yang datang.Tiongkok Selatan sebelumnya telah menggunakan Opium untuk berbagai tujuan Cina telah menyebarkan Opium dari negeri India untuk obat-obatan. Misalnya untuk obat disentri.
Abad ke 19/1979 Portugis ikut menjual Opium ke Cina lebih kurang 200 peti pertama dan 1938 naik menjadi dari peti pertama, pada tahun itu Eropa juga memakai Opium untuk bermacam-macam kegunaan:
1. Obat menghilangkan rasa sakit.
2. Ibu-ibu dan perawat-perawat memakai Opium untuk anak-anak kecil atau bayi.
Di Indonesia narkoba adalah narkotika dan obat-obat berbahaya yang termasuk narkoba adalah narkotik dan zat-zat aktif/adiktif, bakteri, narkotika dan psikorotika dan psikotomotorik yang sangat bermanfaat bagi pengobatan, pelayanan kesehatan, pengembangan ilmu pengetahuan. Namun bila disalahgunakan akan merugikan dan mengerikan dalam masyarakat. Keadaan sekarang narkoba sudah meluas ke kota bahkan kedesa-desa diseluruh bidang masyarakat. Anak-anak, siswa, remaja, pemuda, mahasiswa, selebritis, aktris, atlet dll. Akibat menggunakan obat tersebut mengalami mental, spiritual, dapat manis seketika karena overdosis.
Berbagai akibat fatal dari penyalahgunaan Narkoba adalah sbb:
1. Drugs, adiktif, sebagai akibat ketagihan, ketagihan akibat keracunan secara kronis yang merugikan pribadi indivdu sifatnya akan ketergantungan dan kecenderungan menambah dosis.
2. Dependen, CE atau ketergantungan fisik, bila tidak menggunakannya merasa pusing dan badan tidak merasa sempurna dan ketergantungan psikologis pikiran yang selalu mengkonsumsi efeknya.
3. Melumpuhkan daya kerja dan kreatifitas yaitu lemahnya susunan saraf-sarafnya.
4. Mengalami sukacita yang semu (patsus, tidak abadi).
5. Apa yang diakibatkan menggunakan narkoba itu berhalunisas, berubahnya tekanan darah bertambah tinggi.
Dimana penggunaan narkoba harus adanya pengendalian dan pengawasan yang ketat dan seksama dari orang tua terhadap anak-anaknya. Jadi saya pernah lihat waktu saya masih SMP ada seorang teman saya menggunakan Lem Kambing untuk dihirup atau dihisap-hisap caranya memang enak tapi baunya itu tidak sedap dicium oleh orang lain. Sudah banyak yang menjadi korban penggunaan Narkoba, jadi buat para orang tua harus lebih memperhatikan kasih sayang kepadanya dan memberikan waktu untuk anak. Ada pun beberapa informasi yang saya dengar bahwa Indonesia rangking 15 yang menggunakan Narkoba itu pun beberapa persen dari kalangan pejabat-pejabat tinggi makanya Indonesia ini sekali coba pasti akan mencoba terus begitu seterusnya. Hampir 50 % di Indonesia pengguna Narkoba.
Ada pun jenis-jenis Narkoba yang sering kali dikenal di Indonesia adalah sbb:
1. Opioda, biasanya sejenis morfia, heroin, dan pantauw.
2. Ganja, jenisnya itu seperti Mari juana, cimeng, gelek, hasis. Biasanya dari ganja yang sering digunakan itu cimeng sebagiannya saja.
3. Kokain, ini termasuk jenis crack, daun koka, pasta koka.
4. Alkohol ini sejenis minuman keras yang bisa mengganggu daya tubuh kita jadi lemah, seperti bir dan sake. Sake ini sejensi minuman anggur tapi dari negara Jepang.
5. Ampetamin, biasanya sejenis ekstasi dan sabu-sabu ini yang halus. Ini biasanya digunakan dengan disuntikkan ketangannya.
6. Nikotin ini sejenis Tembakau. Ini terdapat di rokok karena di rokok ini juga ada zat adiktif yang tinggi dan zat aktifnya juga untuk mendorong agar dirasakan bagaimana merokok itu.
7. Kafein ini juga terdapat di bagian minuman juga, tapi biasanya ada didalam kopi, kola, dan teh. ketiga minuman ini sangat tinggi kafein.
Kata Narkoba mungkin sudah tidak asing lagi didengar ditengah-tengah masyarakat Indonesia. Semakin maraknya kasus penyalahgunaan Narkoba di Indonesia terutama yang menggunakannya itu para generasi muda ada juga kalangan remaja atau para pejabat-pejabat tinggi yang sudah memakai Narkoba membuat para masyarakat resah dengan sikap mereka.
Cara penanggulangan penyalahgunaan Narkoba adalah sbb:
1. Preventif/pencegahan. Disini tujuan dari pencegahan ini untuk mengurangi atau meniadakan kesempatan terjadinya penyalahgunaan Narkoba.
2. Represif/penindakan ini biasanya dilakukan untuk menindak dan memberantas penyalahgunaan Narkoba melalui jalur Hukum agar dapat diantisipasi para penggunaannya.
3. Kuratif/pengobatan terdapat tujuannya untuk menyembuhkan para korban yang sudah menggunakan narkoba biasanya itu di Indonesia sudah ada didirikan tempat-tempat penyembuhan dan rehabilitasi seperti yayasan-yayasan, pesantren yang ada didaerah lain/daerah lain.
4. Rehabilitati/rehabilitasi, ini biasanya dilakukan setelah pengobatan selesai agar para korban penggunaan narkoba tidak kambuh lagi, supaya mereka tidak terjerumus kembali sebagai Pencandu Narkoba.
Dari pada itu, Pemerintah juga ikut menanggulangi memberantas narkoba agar masyarakat Indonesia tidak menggunakannya lagi. Buat semua tolong jaga kesehatan Anda, karena kesehatan yang lebih penting dari pada segalanya. Bagi yang melihat ada seseorang yang melihat tindakan Narkoba tolong langsung laporkan ke polisi setempat. Say No to Drugs

Tidak ada komentar:
Posting Komentar